universitas terbaik di indonesia by university rankings Ban-PT Peringkat Universitas di Indonesia universitas jurusan Bimbingan Konseling Universitas jurusan PENDIDIKAN TEKNIK

.

Merawat luka dan memelihara ayam bangkok setelah bertarung

Perawatan luka dan cara memelihara ayam bangkok setelah bertarung memerlukan penanganan serius karena ayam petarung pastinya mengalami luka luar, dan mungkin saja luka dalam yang sulit diketahui. Ayam setelah diadu dirawat serius agar bisa dipersiapkan lagi pada pertarungan selanjutnya beberapa minggu kedepan, tergantung masa pemulihannya. Kondisi luka dan kelelahan dipulihkan secepatnya agar kembali sehat dan fit seperti sediakala.

Merawat luka dan memelihara ayam bangkok setelah bertarung



Cara memelihara ayam bangkok setelah diadu adalah sbb.

Perawatan luka luar

  • Luka luar ayam bangkok dibersihkan dengan antiseptik seperti revanol atau yodium atau obat merah atau betadin. Bisa juga dibersihkan dengan minyak tanah atau bensin. Bisa dicoba abothil atau medisio yang sekarang lagi populer tetapi harganya mahal Rp 30-40 ribu.
  • Jika luka ayam bangkok terus mengalir, hentikan dulu dengan memberikan bubuk kopi.
  • Jika luka terbuka lebar karena kena taji atau sobek maka harus dijahit. Jika tidak dijahit maka tidak akan bisa kembali seperti semula lagi.
  • Kemudian semua permukaan luka diolesi dengan antibiotik alami atau obat antibiotik. Gunanya mempercepat penyembuhan luka dan mengatasi infeksi. Bisa menggunakan antibiotik kapsul cair, kapsul bubuk, atau pasta salep seperti oxytetracycline atau Gentamicine.
  • Antibiotik alami seperti kunyit banyak yang menggunakannya. Parutan kunyit atau kunyit digiling dioleskan ke seluruh bagian yang luka dan juga seluruh bagian kulit tubuh yang mungkin saja ada memar-memar kecil yang tidak terlihat. Pada luka cukup parah, pemberian salep atau kunyit diulang 2 kali sehari pagi dan sore.
  • Untuk luka yang parah dan dalam, misalnya bekas kena taji, suntikan antibiotik cair atau antibiotik amoxicilin yang dicairkan di sekitar luka.


Perawatan luka dalam
Antibiotik yang umum digunakan seperti amoxicilin diberikan (ditelankan) 1 tablet kepada ayam bangkok. Tujuannya untuk menyembuhkan luka dalam dan mempercepat penyembuhan luka luar. Bahan alami seperti parutan kunyit, jahe dan gula merah dapat diberikan untuk menyehatkan tubuh dan juga mengantisipasi jika terjadi ganguan pencernaan seperti berak encer.

Perawatan paruh rusak
Bila paruh ayam bangkok goyang atau terlepas, maka pasang dan rapihkan kembali dengan mengikatkan benang ke jengger. Tentunya sebelumnya dibersihkan dahulu dan diberi kunyit atau salep. Bagaimanapun paruh asli tetap harus dipasang kembali, jika tidak maka paruh pengganti akan tumbuh tidak terarah dan bisa cacat bentuknya.

Perawatan mata
Jika mata ayam bangkok juga terkena taji, pukulan atau "siwer", berikan cairan dari cabe yang berwarna merah. Air dari cabe sangat perih, tetapi cepat menyembuhkan luka. Bisa di double dengan pemberian salep antibiotik seperti oxytetracycline atau Gentamicine.

Perawatan otot dan kaki
Sebelumnya jangan lupa melemaskan seluruh otot-otot ayam petarung setelah di adu, mulai dari otot leher, sayap, hingga otot paha dan kaki. Terutama bagian kaki perlu dilemaskan, karena jika tidak besok-besoknya dikhawatirkan ayam petarung akan kaku berjalan, dan bisa muncul penyakit tedun atau turun urat. Oleskan (tetapi jangan diurut) pada kaki dan paha bahan-bahan hangat untuk melancarkan peredaran darah, misalnya parutan jahe, batang sereh, atau yang gampang pake GPU atau Geliga.

Pemberian makan
Jika ayam bangkok belum mau makan secara normal, maka bantu dengan pemberian cairan menggunakan spet yang ujungnya diberi selang kecil, atau cukup dengan suntikan yang jarumnya dilepaskan. Cairan yang diberikan adalah larutan gula merah, sedikit susu cair jika ada, tambah multivitamin. Hari-hari berikutnya bisa diberikan makanan yang mudah dicerna dengan cara dilolohkan.

Penempatan di kandang
Lalu kandangkan ayam bangkok di tempat menyendiri, agak jauh dari ayam jago lainnya. Jika perlu dekatkan dengan kandang ayam betina, untuk memancing gairah mental kelelakiannya yang secara fsikologis dapat mempercepat proses penyembuhan.

Demikian cara memelihara ayam bangkok setelah ayam petarung diadu.

Share:

No comments: